Dalam analisis mikrobiologi, inkubasi bukan sekadar “menyimpan di tempat hangat”. Suhu dan durasi yang tepat adalah kunci agar bakteri tumbuh optimal dan menunjukkan reaksi warna yang sesuai pada indikator Petrifilm.
Kesalahan pengaturan suhu inkubator sebesar 1-2°C saja dapat menyebabkan pertumbuhan bakteri terhambat, atau sebaliknya, menyebabkan overgrowth yang menyulitkan pembacaan. Terlebih lagi, standar AOAC (Amerika) dan ISO (Internasional) seringkali memiliki persyaratan suhu yang berbeda untuk parameter yang sama.
Berikut adalah panduan lengkap dan tabel acuan cepat untuk pengaturan inkubator laboratorium Anda.
Tabel Acuan Cepat (Quick Reference)
Simpan tabel ini di dekat inkubator Anda. Data di bawah ini mengacu pada metode standar umum untuk analisis pangan.
| Jenis Petrifilm | Kode | Suhu Inkubasi (°C) | Waktu Inkubasi | Keterangan Penting |
| Aerobic Count | AC | 35°C ± 1°C | 48 ± 3 jam | Standar AOAC |
| Aerobic Count | AC | 30°C ± 1°C | 72 ± 3 jam | Standar ISO (Produk Susu) |
| Coliform Count | CC | 35°C ± 1°C | 24 ± 2 jam | Baca gas & asam |
| E. coli / Coliform | EC | 35°C ± 1°C |
24 jam (Coliform) 48 jam (E. coli) |
Baca 2x untuk konfirmasi |
| Yeast and Mold | YM | 20°C – 25°C | 3 – 5 Hari | Suhu ruang ber-AC |
| Rapid Yeast & Mold | RYM | 25°C – 28°C | 48 – 60 Jam | Jauh lebih cepat |
| Staph Express | STX | 35°C – 37°C | 24 ± 2 jam | Cek disk pink kemerahan |
| Enterobacteriaceae | EB | 35°C – 37°C | 24 ± 2 jam | Bakteri usus/sanitasi |
Penjelasan Detail Per Parameter
1. Aerobic Count (AC): Mengapa Ada 2 Standar?
Ini adalah pertanyaan paling umum.
-
Pilih 35°C (48 Jam) jika Anda mengikuti metode AOAC atau standar internal industri makanan pada umumnya untuk hasil cepat.
-
Pilih 30°C (72 Jam) jika Anda mengikuti metode ISO 4833 atau regulasi BPOM tertentu (terutama produk susu/dairy) yang mensyaratkan suhu lebih rendah agar bakteri psikrofilik juga ikut tumbuh.
2. E. coli / Coliform (EC): Wajib Baca Dua Kali
Petrifilm EC unik karena Anda bisa mendapatkan dua data dari satu plat.
-
Pada jam ke-24: Amati koloni untuk data Coliform (Total koloni merah + biru yang bergas).
-
Pada jam ke-48: Amati kembali untuk data E. coli (Total koloni biru yang bergas).
-
Jangan membuang plat setelah 24 jam jika Anda butuh data E. coli!
3. Yeast and Mold (YM): Tantangan Suhu Rendah
Jamur (Kapang & Khamir) menyukai suhu sejuk (20-25°C). Masalah sering terjadi di laboratorium tropis (Indonesia) yang suhunya panas.
-
Jangan inkubasi YM di inkubator yang sama dengan E. coli (35°C), jamur akan mati atau tidak tumbuh.
-
Jika tidak punya inkubator dingin (BOD Incubator), simpan di ruangan ber-AC yang stabil dan gelap (di dalam laci meja lab yang bersih).
Tips Teknis Penyusunan di Inkubator
Meskipun Petrifilm hemat tempat, ada aturan mainnya agar suhu tersebar merata:
-
Maksimal Tumpukan: Jangan menumpuk lebih dari 20 plat Petrifilm dalam satu tumpukan. Tumpukan yang terlalu tinggi membuat suhu di bagian tengah tumpukan lambat tercapai (efek isolator).
-
Kelembapan (Humidity): Inkubator tipe forced-air (kipas) bisa membuat gel Petrifilm cepat kering.
-
Solusi: Letakkan wadah kecil berisi air (akuades) di pojok bawah inkubator untuk menjaga kelembapan udara.
-
-
Kestabilan Suhu: Neogen/3M menyarankan variabilitas suhu maksimal ± 1°C. Lakukan kalibrasi termometer inkubator Anda secara rutin minimal setahun sekali.
FAQ: Neogen vs 3M
Q: Apakah perubahan brand dari 3M ke Neogen mengubah suhu inkubasi?
A: TIDAK. Perubahan kepemilikan dan logo kemasan tidak mengubah formulasi media. Semua SOP suhu dan waktu yang Anda gunakan sebelumnya untuk produk 3M tetap berlaku valid untuk produk berkemasan Neogen.
Kesimpulan
Kepatuhan terhadap suhu dan waktu inkubasi adalah fondasi akurasi data laboratorium. Pastikan Anda menyetel inkubator sesuai dengan parameter bakteri yang sedang diuji, bukan menyamaratakan semua sampel di suhu 35°C.
Butuh Petrifilm Spreader atau Rak Inkubator (Petrifilm Rack) untuk merapikan tumpukan sampel Anda? Hubungi kami untuk aksesoris resmi Neogen.